19 Maret 2016

Mengenal Mikrotik




Gibranfatih.blogspot.com - Pada artikel sebelumnya saya telah membahas tentang jaringan, pada post kali ini saya akan membahas tentang salah satu tools jaringan yaitu mikrotik router OS.

Mikrotik merupakan nama suatu perusahaan kecil yang memproduksi hardware dan software untuk keperluan dalam dunia jaringan. Kalau di bilang saingan cisco dan juniper bisa dikatakan mereka bukan saingan. Mikrotik merupakan suatu solusi untuk perusahaan atau costumer skala kecil – menengah untuk membangun jaringan dalam perusahaan mereka tanpa harus membeli perangkat jaringan level atas seperti cisco dan juniper. Contoh, warnet, internal kantor, dsb.
Mengapa mikrotik menjadi solusi ataupun menjadi pilihan utama para aktivis jaringan ?? yap.. karena harganya lebih murah dan fiturnya sudah mencukupi untuk kebutuhan dalam membangun infrastruktur jaringan dalam skala kecil/menengah.
Fitur yang diberikan mikrotik antara lain :
  • Firewall dan NAT
  • Routing – Static routing
  • Data Rate Management
  • Hotspot
  • Point-to-Point tunneling protocols
  • Simple tunnels
  • IPsec
  • Web proxy
  • Caching DNS client
  • DHCP
  • Universal Client
  • VRRP
  • UPnP
  • NTP
  • Monitoring/Accounting
  • SNMP
  • M3P
  • MNDP
  • Tools
  • Aneka Ragam
  • Layer 2 konektivitas
  • Wireless
  • Bridge
  • Virtual LAN
  • Synchronous
  • Asynchronous
  • ISDN
  • SDSL
Fitur Tersebut tentunya berkaitan dengan license yang di sematkan dalam OS mikrotik tersebut. Ngomong2 soal license… Mikrotik sendiri mempunyai 6 level License yang berbeda, dimana tiap tiap license mempunyai fitur yang berbeda pula.
  • Level 0 alias free : tidak membutuhkan lisensi untuk menggunakannya dan penggunaan fitur   hanya dibatasi selama 24 jam setelah instalasi dilakukan.
  • Level 1 (demo); pada level ini kamu dapat menggunakannya sebagai fungsi routing standar saja dengan 1 pengaturan serta tidak memiliki limitasi waktu untuk menggunakannya.
  • Level 3; sudah mencakup level 1 ditambah dengan kemampuan untuk menajemen segala perangkat keras yang berbasiskan Kartu Jaringan atau Ethernet dan pengelolan perangkat wireless tipe klien.
  • Level 4; sudah mencakup level 1 dan 3 ditambah dengan kemampuan untuk mengelola perangkat wireless tipe akses poin.
  • Level 5; mencakup level 1, 3 dan 4 ditambah dengan kemampuan mengelola jumlah pengguna hotspot yang lebih banyak.
  • Level 6; mencakup semua level dan tidak memiliki limitasi apapun.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar